(Go Vlog) Kita Tidak lah Jauh Berbeda


Skip untuk  pengenalan singkat tentang HIV/AIDS bisa di baca disini. kita lanjut dengan bahasan utama nya yaitu, tentang Stigma dan Diskriminasi yang ada pada korban dan penderita penyakit HIV/AIDS itu sendiri, atau akhir-akhir ini disebut dengan ODHA (Orang dengan HIV/AIDS). 
Jangan Mendiskriminasi
Stigma dalam masyarakat yang masih berkembang saat ini adalah, orang-orang yang mengidap penyakit HIV ini adalah orang yang berbahaya, dan harus di jauhi atau Jangan pernah dekat dekat dengan pengidap penyakit HIV jika tidak ingin terkena penyakit HIV. Disini saya cuma mau ngmong kalo itu semua adalah SALAH ! 

Semua orang yang mengidap penyakit ini, tidaklah pantas dijauhi. Kita semua memiliki Hak yang sama besar dan tidak ada perbedaan. Hidup di dunia dalam Diskiriminasi sudah berakhir lama sekali, dan sudah tidak berlaku di kehidupan sekarang. Para pengidap penyakit HIV ini bukan lah SAMPAH yang harus dijauhi. Mereka itu harus nya didukung dan diberikan motivasi tinggi agar masih bisa terus berkarya.

Bersama dan tidak Jauh Berbeda

Para pengidap HIV ini hanya mengalami kemunduran sistem kekebalan tubuh, bukan kehilangan fungsi otak sehingga mereka seakan-akan tidak berguna dan harus berhenti dalam beraktifitas. Mereka itu masih mampu untuk berkreativitas dan berinovasi. Mereka juga tidak memiliki salah yang besar kepada dunia, dan kepada kita, jadi kenapa kita harus menyalahkan dan menjauhi mereka ?

Memang, sebagian pengidap penyakit HIV ini pernah mengalami kesalahan besar sehingga terkena penyakit ini, seperti mereka yang sering berhubungan intim dengan banyak pasangan yang mungkin terkena penyakit HIV, atau mereka yang sering menggunakan Jarum suntik untuk memakai Drugs. Mungkin memang mereka “sedikit” patut disalahkan.

Tetapi bagaimana dengan nasib anak-anak yang sejatinya belum tahu apa apa tentang dunia ini yang terkena penyakit HIV setelah mendapatkan ASI dari orang yang mengidap HIV? atau bagaimana dengan orang-orang mulia yang rela menyumbangkan sebagian darah mereka untuk membantu orang lain yang membutuhkan, tetapi terkena HIV karena Jarum saat donor darah tidak steril dan terdapat virus AIDS ? atau kepada petugas kesehatan atau sukarelawan, yang terlibat dalam merawat orang yang hidup dengan HIV/AIDS ? apakah mereka masih patut untuk disalahkan dan dijauhi dari kehidupan bermasyarakat ?

Saya tahu bahwa kita semua “punya niat” menjauhi ODHA adalah karena kita hanya tidak ingin terkena penyakit tersebut. tetapi, menjauhi mereka bukan lah cara untuk tidak terkena penyakit HIV itu. Musuh kita ini adalah penyakit dan virus HIV/AIDS, bukan ODHA. Jadi, yang patut dijauhi adalah penyakit nya, bukan pengidap nya !.

Bagaimana cara nya ? ada beberapa cara dan tips yang pasti nya sudah saya lakukan, yaitu sebagai berikut : 

  • Tidak Berhubungan Intim dengan mereka yang terkena HIV/AIDS. 
  • Tidak menggunakan Jarum Suntik yang bekas pakai (untuk yang sering Donor Darah, harap meminta petugas yang berwenang untuk mengganti jarum bekas, dengan jarus Steril).
  • Bagi Ibu/orang yang mengidap penyakit ini, diharapkan tidak memberikan ASI kepada anak-anak nya.
  • hindari kontak langsung dengan Pengidap HIV/AIDS (seperti meminjam handuk bekas mereka untuk mengelap luka/pori-pori bekas keringat ditubuh kita).
  • Untuk kita, lebih baik kita secara rutin cek kesehatan kita, dan mulai hidup sehat
  • Dan lain lain.

Jadi, hilangkanlah Stigma kita kepada mereka yang mengidap penyakit HIV/AIDS ini. Berilah mereka dukungan dan jangan sekali sekali mendiskirminasi mereka. Itu semua agar mereka, para ODHA lebih bisa menikmati dunia dan terus berkarya. Ingat, kita ini manusia yang merupakan mahluk sosial yang mana saling membutuhkan antar satu sama lain nya. Masih banyak hal didunia ini yang masih bisa kita lakukan bersama. Saling mendukung itu lebih baik daripada saling menjatuhkan. 

    Cacatan dari saya : 

    Buat kalian yang mengidap HIV/AIDS, lebih baik terbuka tentang keadaan diri sendiri dan jangan menutup diri kalian. Karena dengan begitu, orang-orang disekitar kalian mungkin akan berusaha untuk bisa menerima kalian apa ada nya.. Berusahalah untuk terus berkarya agar mereka bisa mengubah Stigma bahwa kalian itu harus dijauhi adalah salah dengan cara bahwa kalian masih bisa terus berkarya walaupun memiliki suatu kekurangan.
    Ingat, kalian tidak sendiri didunia ini, masih banyak orang diluar sana yang masih perduli dengan kalian. Bahkan masih banyak orang orang yang rela mengabdikan diri mereka demi diri kalian untuk terus mencari cara agar kalian bisa terbebas dari penyakit dan virus ini.  Dan percaya lah, setiap masalah pasti ada solusi nya, jadi jangan menyerah dan putus asa, karena Kita Tidak lah Jauh Berbeda.

    (Kota Palembang)

    7 Komentar

    Filed under kesehatan, lomba, umum

    7 responses to “(Go Vlog) Kita Tidak lah Jauh Berbeda

    1. Gue ngakak baca ilustrasi nya😄

    2. sukses bang, semoga menang ya bang govlog-nya🙂

    3. wah banyak yang buat ttg HIV ya. HIV itu bukan penyakit kulit yg mungkin tersentuh akan segera menular. geu jg bingung sama orang2 berpikiran sesempit itu.

    4. hahahha..ilustrasi nya lucu..:Dkeren broo..keep writing

    5. Saya kira permbelahan didalamnya juga mungkin akan bisa menjadi lebih banyak lagi terutama pada kelompok Islam modern.

    Kasih komentar disini !

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s